Cara Memulai Bisnis Online dan Tahapannya

Cara  meng Aplikasi Bisnis online untuk bisa dipelajari siapa saja. Siapa pun dapat sukses mengawali bisnis online asalkan memakai panduan yang tepat. Dengan menyimak panduan ini, kita telah mengawali langkah mula kesuksesan bisnis online Anda!

Di tulisan ini, Anda bakal menemukan teknik belajar bisnis online untuk pemula. Dimulai dari menilai produk yang akan dipasarkan sampai menjual produk tersebut. Bagaimana teknik belajar bisnis untuk untuk pemula? Simak selengkapnya inilah ini ya!

Belajar Cara Bisnis Online untuk Pemula

Memulai bisnis online memang tidak mudah, namun bukan urusan yang mustahil. Setidaknya terdapat sembilan tahapan utama dalam mengawali dan belajar bisnis online gratis. Berikut sembilan langkah teknik bisnis online:

Temukan Masalah yang Dihadapi Pasar
Riset Pasar
Analisis Kompetitor
Cari Model Bisnis
Tentukan Target Pasar
Buat Produk
Buat Website Resmi
Pasarkan Produk dengan Strategi yang Tepat
Pertahankan Pelanggan Setia

1. Temukan Masalah yang Dihadapi Pasar

Produk ialah komponen vital dalam bisnis online. Dengan produk yang sesuai keperluan pasar, kita masih punya potensi guna memenangkan pasar. Apa yang terjadi andai Anda meluangkan produk yang tidak diperlukan pasar? Kemungkinan besar gagal!

Pernyataan di atas bukan tanpa bukti. Berdasarkan keterangan dari penelitian CBS Insight, 42 persen perusahaan rintisan bangkrut sebab gagal mengidentifikasi keperluan pasar. Kenapa mereka gagal? Karena produk yang mereka tawarkan tidak sukses menyelesaikan masalah konsumen.

Ingat, dengan melakukan pembelian produk Anda, urusan kesatu yang terdapat di benak konsumen ialah masalah mereka terselesaikan. Jadi saat memulai bisnis online, jenis bisnis apa juga itu, yang kesatu kali mesti kita pikirkan ialah apakah produk Anda diperlukan pasar? Apakah produk Anda dapat menyelesaikan masalah konsumen?

 

Identifikasi masalah yang dihadapi konsumen

Bagaimana mengejar produk yang diperlukan pasar? Langkah kesatu yang mesti Anda kerjakan dalam belajar bisnis online ialah cari masalah! Yup, benar sekali, Anda mesti menggali dan mengidentifikasi masalah laksana apa yang dihadapi pasar.Tidak perlu cemas kehabisan masalah. Ada ratusan atau bahkan ribuan masalah yang dihadapi konsumen. kita perlu mengerjakan observasi lapangan untuk mengejar masalah yang benar-benar dihadapi tidak sedikit orang.

 

 Cari business opportunity di mana saja

Untuk mengejar masalah yang tepat, Anda mesti tersingkap pada bisa jadi apa saja. Jangan terpaku pada asumsi kita sendiri. Anda butuh observasi di internet, media sosial, forum review, marketplace, sampai group Facebook. Di samping itu, Anda pun perlu berkata langsung dengan sampel pasar. Anda dapat mengadakan interview simpel untuk menemukan insight langsung dari orang-orang yang menghadapi masalah tersebut.

 

 Pilih masalah dengan potensi bisnis

Di tahapan belajar bisnis online untuk pemula sebelumnya, kita sudah menggali dan mengidentifikasi masalah yang dihadapi pasar. Anda dapat menemukan puluhan atau bahkan ratusan masalah yang dihadapi pasar. Kini saatnya Anda guna memilih masalah mana yang dapat Anda atasi.

Tidak seluruh masalah punya potensi guna dijadikan bisnis online. kita perlu mencoreng masalah-masalah yang tidak mempunyai potensi bisnis. Lalu pilih satu masalah yang punya potensi bisnis dan kita punya solusinya.

 

2. Riset Pasar

Setelah memilih satu masalah yang punya potensi bisnis, sekarang saatnya guna mulai konsentrasi riset di bidang tersebut. Kenapa mesti penelitian pasar terlebih dahulu? Karena ini adalahsalah satu teknik terbaik guna menemukan gagasan bisnis online. Anda memerlukan data yang objektif sebagai fondasi bisnis online yang kuat. Melalui penelitian pasar ini, Anda dapat mendapatkan data-data tersebut. Jadi Anda dapat mengambil keputusan yang didasari data-data objektif, bukan sekadar asumsi dan opini.

 

 Riset keyword

Cara termudah untuk memeriksa tren bisnis online ialah dengan riset kata kunci di mesin pencari. Apa yang ditelusuri orang saat mencari masalah itu di mesin pencari? Dari hasil pencarian, Anda dapat menemukan solusi laksana apa yang mereka butuhkan.

 

cara bisnis online jam tangan

Di samping itu, Anda pun perlu memeriksa tren pencariannya, keyword apa saja yang bersangkutan, berapa besar volume pencariannya, sampai tempat asal pencariannya. Anda dapat menjalankan riset kata kunci ini menggunakan kata kunci tool. Ada sejumlah keyword tool yang dapat Anda gunakan, dari Google Trends, Ubersuggest, Semrush, sampai Ahrefs.

 

Cek tren di media sosial

Di samping tren di hasil penelusuran Google, Anda pun perlu memeriksa tren di media sosial. Media sosial ialah tempat di mana orang dapat menumpahkan keluh kesahnya, tergolong mereview produk atau layanan.Ketikkan keyword yang sehubungan dengan masalah yang kita temukan di kolom penelusuran media sosial. Anda bakal menemukan sekian banyak postingan orang-orang tentang masalah tersebut.

 

Bergabung ke forum

Konsumen seringkali juga punya forum atau group tersendiri untuk membicarakan produk yang mereka gunakan. Misalnya, konsumen makeup dan produk skin care punya forum laksana Female Daily. Contoh lain, konsumen layanan domain dan hosting terbaik punya forum Diskusi Web Hosting.

 

Buat survei

Setelah mendapatkan sekian banyak temuan di mesin pencari, media sosial, dan forum online, Anda dapat membuat survei. Informasi yang kita dapatkan dari sekian banyak media itu baru masalah di permukaan saja.Melalui survei, Anda dapat mendapatkan informasi yang lebih rinci lagi. Di samping itu, kita juga dapat menanyakan hal-hal yang tidak kita temukan di media-media di atas. Dengan survei, kita juga dapat meminta saran dan masukan dari calon konsumen secara langsung.

 

3. Analisis Kompetitor

 

Kiranya pepatah di atas sesuai diaplikasikan saat Anda mengawali bisnis online. Untuk dapat mengalahkan kompetitor, Anda mesti mempelajari mereka terlebih dahulu. Apa keunggulan mereka, bagaimana teknik mereka mendekati konsumen, hingga apa kelemahan mereka. Dengan informasi-informasi tersebut, Anda dapat membuat produk yang bisa berlomba dengan kompetitor. Untuk meneliti persaingan dengan kompetitor, inilah langkah-langkahnya:

 

 Kelompokkan kompetitor

Anda dapat mengelompokkan kompetitor dalam tiga kelompok utama, yakni kompetitor utama, kompetitor sekunder, dan kompetitor tersier. Penjelasan selengkapnya terdapat di bawah ini:

Kompetitor utama: mereka ialah bisnis yang mempunyai target pasar yang sama dengan bisnis kita atau bisnis yang punya produk yang serupa dengan kepunyaan Anda.Kompetitor sekunder: mereka menawarkan produk yang sama, namun menargetkan pasar yang berbeda. Misalnya, kita punya bisnis guest house maka kompetitor sekunder Anda ialah hotel bintang lima. Kompetitor tersier: mereka tidak secara langsung bersaing dengan target pasar Anda.

Namun, mereka menghasilkan produk yang masih bersangkutan langsung dengan produk Anda. Mengelompokkan kompetitor menolong Anda guna fokus. Prioritas utama Anda ialah memenangkan kompetisi dengan bisnis-bisnis online di kelompok kompetitor utama.

 Kunjungi situs kompetitor

Setelah mengelompokkan kompetitor, Anda dapat mulai konsentrasi pada sejumlah kompetitor, khususnya kompetitor utama Anda. Kunjungi situs mereka dan simaklah setiap detailnya. Berikut ialah beberapa pertanyaan yang dapat membantu kita mengidentifikasi situs kompetitor:

Seperti apa potret produk mereka? Bagaimana mereka memperlihatkan produk dan detailnya?
Apa isi pemaparan produknya? Sedetail apa informasi yang mereka berikan?
Seperti apa format call to action (CTA) di situs mereka?
Apakah mereka meluangkan newsletter? Jika iya, benefit apa yang mereka berikan untuk subscriber?
Bagaimana mereka memperlihatkan media sosial di website?
Seberapa cepat loading situs mereka?
Apakah situs mereka telah dioptimasi untuk perlengkapan mobile?
Apakah mereka punya blog? Jika iya, laksana apa konten blognya?
Metode customer service laksana apa yang mereka sediakan? Apakah mereka meluangkan layanan pertolongan 24 jam?
Coba layanan support mereka dan simaklah berapa lama yang mereka butuhkan guna merespon pesan Anda.
Apakah mereka punya halaman eksklusif promosi? Jika iya, promosi laksana apa yang mereka tawarkan? Seberapa tidak jarang mereka menyelenggarakan promosi?
Apa saja menu utama di situs mereka?
Apakah mereka memperlihatkan testimoni konsumen di website?
Metode pembayaran apa saja yang mereka tawarkan?
Apa metode ekspedisi barang yang mereka sediakan?
Kumpulan pertanyaan di atas melulu sebagian dari hal-hal urgen yang perlu diacuhkan ketika meneliti website kompetitor. Anda dapat menambahkan pertanyaan yang cocok dengan keperluan dan situs kompetitor Anda. Intinya, Anda mesti menciptakan website yang jauh lebih baik dari kompetitor.

 Kunjungi media sosial kompetitor

Selain situs resmi, Anda pun perlu meneliti media sosial kepunyaan kompetitor. Berikut ialah beberapa pertanyaan yang dapat membantu Anda meneliti media sosial kompetitor:

Media sosial apa saja yang mereka gunakan?
Seberapa aktif mereka memposting di media sosial?
Apakah mereka responsif terhadap komentar pelanggan di media sosial?
Seperti apa konsep artikel mereka di media sosial?
Apakah mereka memanfaatkan influencer di media sosial? Jika iya, siapa influencer-nya?

Cari review kompetitor

Menganalisis situs dan media sosial kompetitor saja tidak cukup, Anda pun perlu memeriksa review pelanggan mereka. Dari review produk, Anda dapat mendapatkan informasi urgen mengenai keunggulan dan kelemahan kompetitor langsung dari pelanggan.

Berikut susunan pertanyaan untuk menolong Anda meneliti review pelanggan kompetitor:

Apa yang menciptakan pelanggan puas dengan produk dari kompetitor?
Apa yang dikeluhkan pelanggan dari produk kompetitor?
Apakah harga produk kompetitor terlampau mahal guna pelanggan atau telah pas?
Berapa lama masa-masa yang diperlukan kompetitor untuk mengantarkan barang?
Fitur apa yang sangat penting menurut keterangan dari pelanggan?
Apakah pelanggan telah puas dengan customer service dari kompetitor?
Apa yang diinginkan pelanggan dari produk kompetitor?
Apakah produk kompetitor sudah lumayan menyelesaikan masalah pelanggan?
3.5. Identifikasi market positioning kompetitor
Setelah meneliti website, media sosial, sampai review pelanggan kompetitor, Anda dapat menyimpulkan market positioning kompetitor Anda. Market positioning ialah citra atau image produk yang terdapat di persepsi pelanggan.

Misalnya, meskipun sama-sama memasarkan mobil, Lexus dan Avanza punya market positioning yang berbeda. Di satu sisi, Lexus memposisikan mobilnya sebagai simbol kemewahan. Di sisi lain, Avanza memposisikan mobilnya sebagai mobil family dengan harga terjangkau.

Untuk memudahkan mengidentifikasi market positioning kompetitor, Anda dapat menggunakan template pertanyaan di bawah ini:

Apa yang ditelusuri pelanggan pada produk kompetitor? Apakah mereka menggali harga yang murah? Atau apakah mereka mencari guna tertentu tanpa mempedulikan harga?
Apa yang ditonjolkan kompetitor guna memenangkan persaingan? Fitur dan guna apa yang sangat sering mereka tonjolkan di iklan dan promosi mereka?
Apa keanehan produk kompetitor?
Demi menemukan sebanyak-banyaknya informasi, Anda dapat daftar newsletter mereka, subscribe blognya, atau bahkan melakukan pembelian produknya. Dengan begitu, Anda dapat mengidentifikasi secara mendalam apa yang menonjol dan apa yang tidak cukup dari kompetitor.

Mengapa kita Harus Online? Ini Alasannya

Bandingkan harga kompetitor

Harga masih menjadi salah satu hal terpenting yang dipertimbangkan konsumen saat membeli suatu produk. Berdasarkan keterangan dari Stax Insight, 50 persen konsumen memandang harga sebagai salah satu hal utama saat membeli suatu produk. Oleh sebab itu, Anda mesti mencocokkan harga produk seluruh kompetitor Anda. Berapa rata-rata harga produk yang sama di pasaran? Di angka berapa, konsumen rela menerbitkan uangnya untuk melakukan pembelian produk tersebut.

 

4. Cari Model Bisnis

Riset kita tak berhenti di target pelanggan dan produk yang bakal dijual. Selanjutnya, Anda butuh memilih bisnis model mana yang sangat menguntungkan. Karena walau Anda memasarkan produk yang sama, teknik menjualnya dapat berbeda-beda.Supaya lebih paham, anda langsung bicara misal saja. Katakanlah kita tertarik untuk memasarkan tablet eksklusif untuk menyimak ebook.

Jika kita mempunyai modal yang cukup, Anda dapat menyetok sejumlah produk jasmani untuk dipasarkan lewat situs atau marketplace.Lain halnya saat Anda belum mempunyai modal. kita perlu berkolaborasi dengan supplier yang memasarkan tablet, lalu memasarkan tablet tersebut melewati sistem dropship. Dengan begitu, kita tak perlu cemas dengan stok produk dan inventorinya.

Skenario beda tak melibatkan penjualan produk fisik. Jika kita merasa nyaman menjadi blogger dan berkolaborasi dengan brand guna mempromosikan produk, maka dapat jadi kamu cocok untuk tercebur dalam skema affiliate marketing atau menjadi publisher via Google Adsense.Dengan program afiliasi, Anda bakal mendapatkan link atau kode spesifik yang digunakan calon pelanggan guna berbelanja.

Jika calon pelanggan melakukan pembelian barang lewat link atau memakai kode spesifik dari Anda, maka Anda bakal mendapatkan komisi dari transaksi tersebut.Apapun opsi model bisnis online Anda, pada kesudahannya Anda tetap butuh mempersiapkan urusan teknis guna menjalankan bisnis online. Di unsur selanjutnya, kami bakal membahas teknik menampilkan bisnis online lewat situs dan marketplace.

 

5. Tentukan Target Pasar

Riset pasar dan analisis kompetitor yang telah Anda kerjakan di atas menjadi dasar untuk tahapan selanjutnya, yakni menilai target pasar. Target pasar ialah sekelompok orang dengan ciri khas yang sama dan bisa jadi membeli produk yang kita buat. Setiap produk punya pasarnya masing-masing. Misalnya, meskipun sama-sama jam tangan, Rolex dan Casio punya target pasar yang berbeda.

Rolex lebih menyasar pasar di kalangan high-class, sementara Casio menyasar pasar ruang belajar menengah.Dengan target pasar yang lebih spesifik, Anda dapat mengembangkan produk yang cocok dengan keperluan pasar. Di samping itu, Anda pun akan lebih gampang dalam merangkai strategi marketing.

Kelompokkan target pasar

Setidaknya Anda butuh mengelompokkan target pasar menurut dua hal utama, yakni demografi dan psikografi. Di sini kita memang dituntut guna memperkirakan siapa calon konsumen Anda, namun bukan berarti dapat sembarangan. Anda dapat menggunakan data-data yang sudah diperoleh di langkah-langkah sebelumnya guna menilai ciri khas umum calon konsumen Anda.

 

 Buat Buyer Persona yang Spesifik

Dengan data di atas, sekarang saatnya kita untuk menciptakan buyer persona. Buyer persona ialah gambaran ideal dari pembeli produk Anda. Biasanya untuk dapat membuat buyer persona diperlukan sesi interview dengan sejumlah konsumen. Dengan begitu Anda dapat mendapatkan cerminan lebih real laksana apa konsumen Anda.

Terdapat dua jenis buyer persona, yakni buyer persona positif dan negatif. Buyer persona positif ialah orang yang punya bisa jadi besar untuk melakukan pembelian produk Anda. Di sisi lain, buyer persona negatif ialah kebalikan dari buyer persona positif, mereka tidak terdapat potensi untuk melakukan pembelian produk Anda.

Misalnya, brand pakaian high-end laksana Louis Vuitton, Gucci, dan Versace. Buyer persona positif mereka ialah orang dari kalangan ekonomi atas, sementara buyer persona negatifnya ialah kalangan ekonomi menengah ke bawah. Dengan memberi batas target pasar pada kumpulan tertentu, Anda dapat fokus guna menguasai target pasar tersebut. Di samping itu, kita juga dapat lebih mudah merangkai strategi marketing yang cocok dengan target pasar.

 

6. Produk Apa yang Bisa kita Jual Secara Online?

Setelah mengerjakan riset pasar, analisis kompetitor, dan penentuan target pasar, sekarang Anda bermukim menilai produk yang bakal Anda jual. Nah, produk apa sih yang dapat Anda jual secara online? Pertanyaan tersebut tentu hanya dapat dijawab menurut data dari penelitian pasar, analisis kompetitor, dan target pasar Anda. Pastikan produk yang kita buat cocok dengan keperluan target pasar. Berikut ialah beberapa misal jenis produk yang biasa dipasarkan via online:

Produk jasmani atau digital – Handphone, furniture, snack, perangkat kesehatan, oleh-oleh, ebook, atau software.
Jasa – Pemesanan tiket, booking hotel, ekspedisi barang, atau layanan online marketing.
Apapun pilihannya, produk atau jasa yang kita tawarkan mesti punya unique selling points (UPS) guna bisa berlomba dengan kompetitor.

 

7. Buat Website

Memulai bisnis online belum afdol andai belum menciptakan website. Ibarat berjualan secara offline yang memerlukan toko, bisnis online pun perlu “toko”. Kenapa mesti website? Mengapa mesti menciptakan website guna bisnis online Anda? Karena pelanggan yang menginginkannya. Berdasarkan keterangan dari survei Verisign, sejumlah 56 persen orang tidak percaya pada bisnis online yang tidak punya website.

Apa yang terjadi andai pelanggan tidak percaya pada bisnis online Anda? Ya tentu mereka mencari pilihan lain. Ingat, ada tidak sedikit kompetitor di luar sana yang dapat merebut pelanggan Anda. Jika kita tidak hendak pelanggan lari ke kompetitor, Anda mesti meyakinkan mereka bahwa bisnis online kita benar-benar terdapat dan bukan tipu-tipu belaka. Nah, salah satu teknik paling efektif guna meyakinkan pelanggan ialah dengan memiliki website resmi.

Dengan menciptakan website resmi, Anda bakal punya domain. Sederhananya domain ialah alamat situs yang menarik dan tidak mungkin dapat ada dua nama domain yang sama persis. Jadi Anda dapat dengan mudah menunjukkan para konsumen untuk mendatangi website sah yang sudah Anda buat. Membuat website guna bisnis online juga mudah. kita tidak butuh menguasai programming atau coding untuk dapat membuat website. Bagaimana caranya? Anda dapat menggunakan WordPress untuk menciptakan toko online.

8. Pasarkan Produk dengan Strategi yang Tepat

Kini saatnya menjual bisnis online yang telah Anda bangun. Pemasaran bisnis online tidak dapat asal-asalan. Anda butuh strategi yang tepat untuk dapat memasarkan bisnis online ke target pasar yang tepat dengan pesan marketing yang sesuai. Berikut strategi pemasaran bisnis online yang dapat Anda terapkan:

Manfaatkan Google Bisnisku

Hal kesatu yang butuh Anda lakukan ialah mendaftarkan bisnis online di Google Bisnisku. Google Bisnisku ialah fitur untuk empunya bisnis yang bermanfaat untuk memudahkan calon konsumen untuk memahami informasi menyeluruh bisnisnya. Dari nama bisnis, alamat perusahaan, nomor telepon perusahaan, alamat email perusahaan, jam operasional, situs perusahaan, potret kantor, sampai review pelanggan.

 

cara susunan google bisnisku

Meskipun tampak sepele, Google Bisnisku memiliki tidak sedikit manfaat. Dari bisnis hadir di Google Maps, review pelanggan, sampai media komunikasi untuk para pelanggan. Di samping itu, memanfaatkan Google Bisnisku ialah cara terbaik guna mempromosikan bisnis online ke calon konsumen terdekat. Jadi pastikan bisnis Anda tercatat di Google Bisnisku. Untuk keterangan lengkapnya, Anda bisa membaca tulisan Cara Kumpulan dan Verifikasi Google Bisnisku.

 

 Optimasi SEO

Agar gampang ditemukan oleh calon pelanggan di Google, situs bisnis online Anda mesti sedang di halaman kesatu hasil pencarian. Anda mesti berlomba dengan ribuan atau bahkan puluhan ribu situs lain guna mendapatkan peringkat kesatu di Google. Lalu bagaimana caranya supaya website Anda hadir di halaman kesatu hasil penelusuran Google? Caranya ialah dengan optimasi SEO. Anda dapat mempelajari tahapan optimasi SEO melewati ebook cuma-cuma ini.

 

 Maksimalkan media sosial

Adalah urusan wajib untuk pemilik bisnis online guna memanfaatkan media sosial sebagai kanal marketing. Mengingat masyarakat Indonesia memang adalahmasyarakat yang aktif di jejaring sosial. Oleh sebab itu, salah satu teknik terbaik guna mempromosikan bisnis online Anda ialah dengan memanfaatkan media sosial.Namun, kita tidak dapat sembarangan memakai media sosial guna bisnis online. Mengelola media sosial tanpa strategi sama saja bekerja tanpa rencana. Tidak jelas target apa yang hendak dicapai, siapa yang hendak dijangkau, dan masalah apa yang hendak diselesaikan.

Menjalankan social media marketing tanpa strategi akan berdampak negatif terhadap bisnis Anda. Oleh sebab itu, tahapan kesatu social media marketing ialah menyusun strategi. Di samping tiga tahapan strategi di atas, masih ada tidak sedikit langkah lainnya. Penjelasan selengkapnya bisa Anda baca di tulisan Strategi Pemasaran guna Bisnis Online.

 

9. Pertahankan Pelanggan Setia

Anda dapat saja terus menargetkan guna mendapatkan pelanggan baru. Tapi tidak boleh lupa, pelanggan lama pun sama pentingnya. Justru menciptakan promosi guna mendapatkan pelanggan baru lebih mahal ongkosnya. Apalagi bila dikomparasikan dengan mengasuh pelanggan lama Anda. Ongkos guna mendapatkan pelanggan baru bahkan dapat mencapai 25 kali lipat dikomparasikan dengan mengasuh hubungan dengan pelanggan setia. Seperti Niagahoster yang menyerahkan promo domain dan hosting untuk para pelanggannya.

Jika Anda konsentrasi mendorong transaksi dari pelanggan lama sampai 5 persen saja, Anda dapat meningkatkan deviden dari 25 sampai 95 persen. Luar biasa, bukan?Ingin tahu cara-cara menjaga pelanggan bisnis online? Yuk periksa satu-persatu di bawah!

Dedikasikan Customer Support guna pelanggan. Sebuah riset menyebut “tidak diapresiasi” sebagai dalil pelanggan enggan lagi melakukan pembelian sebuah produk. Padahal bakal ada saatnya produk atau pelayanan Anda tidak cukup prima. Akan terdapat kalanya pun pelanggan kita mempunyai pertanyaan atau komplain soal brand.

Jika kita tak dapat menangani keluhan pelanggan, bersiaplah guna kehilangan semua pelanggan setia. Maka dari itu, kita baiknya menginvestasikan customer support guna brand Anda. Loyalty card. Loyalty card ialah salah satu teknik mengajak pelanggan guna terus melakukan pembelian dan memakai sebuah brand. Sistem loyalty card pada umumnya menyerahkan poin tertentu yang disimpan hingga nilai tertentu. Kemudian, pelanggan bakal mendapatkan hadiah atau produk gratis.

Sistem ini lumayan efektif dipakai untuk model bisnis B2C. Produk-produk retail atau keperluan sehari-hari biasanya tidak sedikit mengadopsi loyalty card. Sebab, produk macam itulah yang pembeliannya berulang. Jika kita tertarik mengadopsi sistem loyalty card, pastikan kita memberi tidak sedikit opsi untuk pelanggan guna mendapat poin. Tidak melulu membeli, Anda dapat memberikan poin guna review atau menyalurkan konten mengenai brand.

Email marketing. Tak seluruh pelanggan mengekor media sosial suatu brand. Mereka pun tak tentu memeriksa website atau marketplace brand Anda. Makanya, menghubungi pelanggan lewat email ialah cara yang lebih efektif. Komunikasi lewat email atau email marketing merupakan teknik yang efektif nan personal. Dengan teknik ini, Anda dapat mempromosikan produk-produk teranyar ke segmen pelanggan yang spesifik. Untuk tahu lebih tidak sedikit soal email marketing, baca tulisan kami yang satu ini: Panduan Lengkap Membuat Email Marketing Efektif.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *